Jakarta - Kurangnya perhatian pemerintah terhadap daerah-daerah
dipercaya dapat diselesaikan secara bertahap di masa pemerintahan Joko
Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK).
"Jokowi-JK itu akrab dengan daerah, pas ultah DPD yang ke-10 mereka juga datang," ujar anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Parlindungan Purba di Gedung DPD, Jakarta, Jumat (24/10/2014).
Di
samping kedatangan Jokowi-JK saat ulang tahun DPD pada 1 Oktober lalu,
ada alasan utama kenapa Senotor asal Sumatera Utara ini yakin dengan
pernyataannya itu. Hal itu karena Jokowi pernah menjabat sebagai
Walikota Solo dan Gubernur DKI Jakarta.
"Kita bersyukur Jokowi pernah jadi walikota, jadi dia ada unsur daeranya," kata dia.
Selain
keyakinan daerah tidak akan ditinggalkan, Parlindungan juga percaya
pemerintahan baru Jokowi-JK akan berjalan baik, meski banyak menghadapi
tantangan besar ke depannya.
"Saya yakin dan saya optimis Jokowi-JK, meskipun pun makin besar ombaknya mereka akan tetap naik," pungkas Parlindungan.
PKS Dukung Kementerian Pedesaan
Dalam
susunan kabinet Jokowi-JK, santer terdengar akan dibentuk bebebrapa
kementeian baru. Salah satu yang kemungkinan dibentuk adalah Kementerian
Pedesaan. Ide tersebut pun didukung politisi PKS, Agus Purnomo.
Dukungan
ini semakin menarik karena Agus berasal dari partai yang bernaung di
Koalisi Merah Putih (KMP) --barisan pendukung Prabowo Subianto-- yang
mengambil sikap sebagai oposisi pemerintahan Jokowi-JK.
"Adanya
Kementerian Pedesaan merupakan itikad baik dari Jokowi," sebut Agus saat
menjadi pembicara diskusi politik, bertema membangun parlemen
pro-daerah di Gedung DPR, Jakarta hari ini.
Tidak hanya mendukung
pembentukan Kementerian Pedesaan, Agus turut mendukung Budiman
Sudjatmiko sebagai menteri di kementerian itu. Budiman adalah anggota
DPR dari partai pengusung Jokowi-JK, PDIP.
Walau menyatakan dukungan, Agus tak memungkiri peran Kementerian Dalam Negeri nantinya akan berkurang. Sebab, Kementerian Pedesaan merupakan pecahan dari kementerian tersebut.
Namun,
Agus meyakini, hal itu bukan masalah besar. Kedua kementerian ini
dipastikan tidak akan tumpang tindih dalam menjalankan perannya.
"Kemendagri akan bekurang (perannya), dia nantinya akan mengurusi
masalah kabupaten, kota dan provinsi," tandas Agus.
Sumber : news.liputan6.com
NB : Berita ini merupakan postingan yang kedua. Mohon maaf jika tidak ada foto Jokowi JK di blog ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar